PENGARUH KONTROL DIRI DAN SMARTPHONE ADDICTION TERHADAP KECENDERUNGAN NO MOBILE PHONE PHOBIA PADA REMAJA DI YOGYAKARTA
Abstract
kecenderungan remaja saat menggunakan smartphone secara berlebihan dapat menyebabkan seseorang menjadi terbiasa dan menjadi tergantung pada smartphone. Berdasarkan hasil studi pendahuluan beberapa remaja di Yogyakarta menyampaikan merasa cemas ketika handphone tertinggal di rumah saat bepergian. Hal ini terjadi karena semua kebutuhan mereka saat ini ada di smartphone. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kontrol diri dan smartphone addiction terhadap kecenderungan no mobile phone phobia pada remaja. Metode: rancangan penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan tiga skala pengukuran; kontrol diri, smartphone addiction, dan no mobile phone phobia dianalisis dengan teknik statistika, yaitu analisis regresi. Proses analisisnya menggunakan program SPSS 16.0 for Windows. Adapun total populasi sebanyak 861 remaja di Yogyakarta dan diambil 90 sampel dengan melalui teknik accidental sampling. Hasil: Hasil uji t pada variabel kontrol diri sebesar 3,026; yang mana signifikasi 0,003 < 0,05 maka ada pengaruh kontrol diri terhadap kecenderungan no mobile phone phobia, sedang hasil uji t pada variabel smartphone addiction sebesar 3,318; yang mana signifikasi 0,001 < 0,05 maka ada pengaruh smartphone addiction terhadap kecenderungan no mobile phone phobia. Hasil analisis regresi diperoleh nilai F hitung sebesar 11,935 dan p < 0,001 artinya ada pengaruh yang sangat signifikan antara kontrol diri dan smartphone addiction terhadap kecenderungan no mobile phone phobia. Kesimpulan: ada pengaruh yang sangat signifikan antara kontrol diri dan smartphone addiction terhadap kecenderungan no mobile phone phobia.